BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melalui Bidang Kesehatan Masyarakat melaksanakan kegiatan pendampingan pelaporan Program Nas...
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Chusna Farida, menyampaikan materi mengenai sinergi dan transformasi pelayanan kesehatan, termasuk kebijakan terpadu dalam percepatan penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB). Materi ini menekankan pentingnya keterpaduan upaya dan koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada kesehatan ibu dan anak serta perbaikan status gizi masyarakat.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung penggunaan aplikasi Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (SIGIZI Kesga), serta Sistem Informasi Maternal Neonatal (SIMATNEO). Praktik ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam mengoperasikan aplikasi, sekaligus mendukung proses pencatatan dan pelaporan data kesehatan agar lebih tepat, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan program.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin juga terus mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh rumah sakit yang berada di wilayah Kota Banjarmasin, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta. Komitmen bersama dalam pelaporan Program Nasional menjadi hal penting untuk memastikan tersedianya data yang berkualitas sebagai dasar pemantauan, evaluasi, dan perencanaan program kesehatan.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan koordinasi antara Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan pihak rumah sakit semakin optimal, serta pelaksanaan pelaporan Program Nasional dapat berjalan secara lebih akurat, terpadu, dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting, AKI, dan AKB, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Banjarmasin.



