BANJARMASIN – Upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas perlu dimulai sejak usia dini. Tidak hanya melalui pendidikan, tetapi ...
BANJARMASIN –
Upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas perlu dimulai sejak
usia dini. Tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga dengan
memastikan anak mendapatkan gizi yang baik, pelayanan kesehatan,
pengasuhan yang tepat, lingkungan yang sehat, serta perlindungan dan
pemenuhan hak anak.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan
GIAT HI CERIA dan Penguatan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI)
Percontohan yang dilaksanakan di PAUD Negeri Pembina Banjarmasin Tengah,
Senin (31/08).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, SKM., M.Kes, bersama SKPD terkait, para pendidik, orang tua, serta lintas sektor yang turut mendukung penguatan layanan anak usia dini.
Konsep PAUD Holistik Integratif merupakan pendekatan yang memandang anak secara utuh. Artinya, kebutuhan anak tidak hanya berkaitan dengan proses belajar di sekolah, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, lingkungan, serta tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, pendekatan PAUD HI dikemas dalam delapan zona, sehingga anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga belajar melalui pengalaman yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, SKM., M.Kes, bersama SKPD terkait, para pendidik, orang tua, serta lintas sektor yang turut mendukung penguatan layanan anak usia dini.
Konsep PAUD Holistik Integratif merupakan pendekatan yang memandang anak secara utuh. Artinya, kebutuhan anak tidak hanya berkaitan dengan proses belajar di sekolah, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, lingkungan, serta tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, pendekatan PAUD HI dikemas dalam delapan zona, sehingga anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga belajar melalui pengalaman yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
- Zona Literasi dan Pendidikan – mengenalkan pentingnya belajar dan edukasi tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh.
- Zona Gizi – mengenal makanan sehat dan bergizi melalui menu MBG.
- Zona Sehat – belajar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, seperti mencuci tangan dan menjaga kesehatan gigi.
- Zona Bermain – mengembangkan kemampuan motorik dan sensorik melalui permainan tradisional.
- Zona Karakter – menanamkan nilai agama, adab, sopan santun, dan karakter positif melalui kegiatan bersama.
- Zona Layanan – mendukung pemantauan tumbuh kembang anak melalui pemberian Vitamin A, pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, pemeriksaan kuku dan telinga, serta layanan kesehatan lainnya.
- Zona Lingkungan – membiasakan anak memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
- Zona Parenting – memperkuat peran orang tua dalam pengasuhan, perlindungan anak, layanan KIA, serta pemenuhan hak dan identitas anak.
Dari belajar, bermain, menjaga
kesehatan, mengenal makanan bergizi, membangun karakter, hingga belajar
menjaga lingkungan—semuanya menjadi bagian dari upaya bersama
menciptakan generasi Banjarmasin yang sehat, cerdas dan berkarakter.
