Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Transformasi Digital Kesehatan Diperkuat, Dinkes Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan 9SIK) Terintegrasi di Faskes

  BANJARMASIN – Penguatan transformasi digital di bidang kesehatan terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melalui Pelaksanaan Ev...

 

BANJARMASIN – Penguatan transformasi digital di bidang kesehatan terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melalui Pelaksanaan Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Terintegrasi di Fasilitas Kesehatan Tahun 2026, Kamis (20/8), di Aula Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.
 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Pelaksanaannya diikuti oleh pengelola SIK Puskesmas se-Kota Banjarmasin, perwakilan klinik dan laboratorium kesehatan, serta jajaran terkait di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan data kesehatan semakin akurat, terintegrasi, dan tepat waktu, sekaligus memperkuat penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) dan integrasi data ke platform SATUSEHAT.

 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, SKM., M.Kes menyampaikan apresiasi terhadap capaian integrasi di Kota Banjarmasin terus menunjukkan perkembangan. Dari 28 Puskesmas, 100% telah terintegrasi dengan SATUSEHAT. Sementara itu, dari 109 klinik sasaran, 69 klinik (63%) telah terintegrasi, dan dari 12 laboratorium kesehatan, 6 laboratorium (50%) telah terintegrasi. 

Ke depan, penguatan integrasi akan terus dilakukan melalui evaluasi, kolaborasi, dan penyelesaian berbagai tantangan yang masih dihadapi, sehingga data kesehatan dapat semakin optimal dalam mendukung perencanaan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

 
Karena data yang baik menjadi salah satu fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, berkualitas, dan responsif bagi masyarakat Kota Banjarmasin.