Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Dinkes Laksanakan Bimtek Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan

  BANJARMASIN - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang berlangsung di G...

 

BANJARMASIN - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang berlangsung di Galaxy Hotel Banjarmasin, Kamis (27/08). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup di tengah masyarakat.
 

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua TP Posyandu Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, dan diikuti oleh Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPPKBP3A, Kepala Bappedalitbang, Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kota Banjarmasin, Kepala Puskesmas se-Kota Banjarmasin, serta jajaran Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Hj. Neli Listriani, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi terbaru, 100 persen Posyandu di Kota Banjarmasin telah berstatus Posyandu Aktif Siklus Hidup. Meski demikian, capaian tersebut masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, di antaranya rendahnya kunjungan masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya ketersediaan alat ukur seperti antropometri kit dan tensimeter digital.

Selain itu, partisipasi kelompok usia produktif, lansia, remaja, dan anak sekolah dalam memanfaatkan layanan Posyandu juga masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, capaian kader strata Madya baru mencapai 5,02 persen.

Menyikapi kondisi tersebut, Hj. Neli Listriani, mendorong empat langkah penguatan, yakni memperkuat koordinasi dengan Puskesmas untuk validasi dan pemenuhan alat ukur, memperjuangkan kebutuhan sarana dan prasarana melalui Musrenbang kelurahan dan kecamatan, mengoptimalkan pelayanan melalui sistem waktu bergelombang dan jemput bola, serta meningkatkan persentase kader strata Madya hingga minimal 30 persen pada akhir tahun.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas tidak boleh mengurangi semangat kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para kader didorong untuk terus meningkatkan keterampilan, khususnya kemampuan komunikasi persuasif, sehingga mampu mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Posyandu secara lebih optimal.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan materi Supervisi Posyandu Bidang Kesehatan, dilanjutkan materi New Posyandu dan Transformasi Posyandu 6 Bidang SPM. Peserta juga mengikuti Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026 serta diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut.


Melalui Bimbingan Teknis ini, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bersama TP Posyandu dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat kapasitas kader, meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu, serta mendorong masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan.
 

Dengan Posyandu yang semakin kuat, aktif, dan berkualitas, diharapkan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup dapat semakin dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan warga Kota Banjarmasin.