Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Tingkatkan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan, Dinkes Banjarmasin Gelar OJT Kegawatdaruratan Ibu dan Anak di Rumah Sakit

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kasus ke...


BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan ibu dan anak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan On the Job Training Kasus Kegawatdaruratan Ibu dan Anak bagi dokter, bidan, dan perawat dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang dilaksanakan di rumah sakit.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan sesuai standar pelayanan medis.
 

Melalui metode On the Job Training, para peserta memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung di lingkungan pelayanan rumah sakit. Proses pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis, memperdalam pemahaman terhadap prosedur penanganan kegawatdaruratan, serta meningkatkan keterampilan klinis dalam menghadapi berbagai kondisi yang berisiko terhadap keselamatan ibu dan anak.
 
Dokter, bidan, dan perawat sebagai tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam mendeteksi secara dini tanda dan gejala kegawatdaruratan, memberikan stabilisasi awal, menentukan tindakan yang diperlukan, serta melakukan koordinasi dan rujukan secara tepat apabila pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
 
Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai sistem pelayanan dan mekanisme rujukan antara FKTP dan rumah sakit. Koordinasi yang baik antarfasilitas pelayanan kesehatan menjadi faktor penting agar pasien mendapatkan penanganan yang berkesinambungan tanpa keterlambatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi.
 

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin berharap melalui pelaksanaan OJT ini, tenaga kesehatan semakin siap dan kompeten dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan ibu dan anak. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari di masing-masing fasilitas kesehatan.
 
Upaya peningkatan kompetensi ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi serta mewujudkan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang lebih responsif, aman, dan berkualitas di Kota Banjarmasin.
 
Dengan tenaga kesehatan yang semakin terampil, koordinasi rujukan yang semakin baik, dan pelayanan yang semakin optimal, diharapkan keselamatan ibu dan anak dapat terus menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan di Kota Banjarmasin.