Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Lindungi Masyarakat dari Risiko Penyakit Akibat Pangan, Tenaga Sanitasi Lingkungan Ikuti Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan

Banjarmasin — Upaya mewujudkan keamanan pangan dan melindungi masyarakat dari risiko penyakit akibat pangan terus diperkuat oleh Dinas Kese...


Banjarmasin — Upaya mewujudkan keamanan pangan dan melindungi masyarakat dari risiko penyakit akibat pangan terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. Salah satunya melalui Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan. Bertempat di Bapelkes Prov Kalsel, Banjarbaru. Selasa, (18/08).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tenaga Sanitasi Lingkungan dalam melaksanakan pengawasan keamanan pangan, khususnya terhadap pangan siap saji yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Pengawasan keamanan pangan perlu dilakukan secara efektif, terukur, dan berdasarkan tingkat risiko. Pendekatan berbasis risiko memungkinkan petugas melakukan identifikasi terhadap potensi bahaya, menentukan tingkat risiko, serta mengambil langkah pengawasan dan tindak lanjut secara lebih tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, SKM., M.Kes., turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut dengan menyampaikan materi berjudul “Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji.”

Dalam penyampaian materinya, kebijakan keamanan pangan siap saji menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pelaksanaan pengawasan di lapangan berjalan sesuai arah dan ketentuan yang berlaku. Penguatan pemahaman terhadap kebijakan diharapkan dapat mendukung Tenaga Sanitasi Lingkungan dalam melaksanakan tugas pengawasan secara profesional dan objektif.


Diikuti Tenaga Sanitasi Lingkungan dan Fasilitator Pelatihan

Kegiatan diikuti oleh parasanitasi dan fasilitator pelatihan, para pejabat di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, serta para Tenaga Sanitasi Lingkungan peserta pelatihan.

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan penguatan kompetensi dalam berbagai aspek pengawasan keamanan pangan, mulai dari identifikasi bahaya, penilaian risiko, pelaksanaan inspeksi, pemberian rekomendasi, hingga pemantauan tindak lanjut.

Kemampuan tersebut menjadi penting karena Tenaga Sanitasi Lingkungan memiliki peran strategis dalam memastikan aspek kesehatan lingkungan, termasuk keamanan pangan, dapat diawasi secara optimal di wilayah kerja masing-masing.


Pengawasan Pangan Berdampak pada Perlindungan Masyarakat

Pengawasan keamanan pangan bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan pemeriksaan di lapangan, tetapi memiliki dampak langsung terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Dengan pengawasan yang dilakukan berdasarkan tingkat risiko, potensi bahaya pada pangan siap saji dapat lebih cepat diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko masyarakat terpapar pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dan kesehatan.

Peningkatan kapasitas Tenaga Sanitasi Lingkungan melalui pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengawasan keamanan pangan yang semakin profesional, objektif, efektif, dan tepat sasaran.

Pada akhirnya, penguatan pengawasan keamanan pangan merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pangan siap saji yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Banjarmasin.

Pangan aman, masyarakat sehat, Banjarmasin semakin kuat dalam perlindungan kesehatan masyarakat.