Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Hadirkan SMART JKN BUMIL, Langkah Baru Tingkatkan Pelayanan Terintegrasi Bagi Ibu Hamil - Kolaborasi Nyata Dinkes, BPJS Kesehatan & POGI

  BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bersama BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indones...

 

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bersama BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Inovasi SMART JKN BUMIL (Sehat, Mandiri, Aktif, Responsif Terintegrasi JKN untuk Ibu Hamil) bertempat di Ruang Rapat BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Lt. 2, Selasa (4/8).
 

Penandatanganan kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, organisasi profesi, serta tenaga medis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu hamil, khususnya bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pelayanan yang lebih cepat, responsif, terkoordinasi, dan berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga persalinan
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Ketua POGI Kalimantan Selatan, serta Dewan Pembina POGI Kalimantan Selatan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak melalui penguatan kolaborasi antarlembaga.
 

SMART JKN BUMIL merupakan sebuah inovasi yang mengedepankan prinsip pelayanan Sehat, Mandiri, Aktif, Responsif, dan Terintegrasi bagi ibu hamil. Inovasi ini dirancang untuk memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan antara fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan organisasi profesi sehingga ibu hamil memperoleh akses pelayanan yang lebih mudah, tepat waktu, serta sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
 
Melalui implementasi inovasi ini, setiap ibu hamil diharapkan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, mulai dari pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemantauan kondisi kesehatan ibu dan janin, hingga pelayanan persalinan yang aman. Selain itu, koordinasi yang semakin baik antarfasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat mempercepat proses rujukan apabila ditemukan kondisi kehamilan berisiko tinggi sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
 

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi, menekan risiko komplikasi kehamilan, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat menuju Banjarmasin Maju Sejahtera.