Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Dekatkan Layanan, Temukan TB Lebih Dini - Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Di Masjid Raudaturrahi

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TB) melalui pendekatan yang...


BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TB) melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya dengan melaksanakan Tracing Tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Masjid Raudhaturrahim.
 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, SKM., M.Kes dan dilaksanakan oleh tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Alalak Tengah. Pemilihan masjid sebagai lokasi pelayanan menjadi strategi untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, sehingga semakin banyak warga yang dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.
 

Tracing TB merupakan langkah penting dalam menemukan kasus secara aktif, khususnya pada masyarakat yang memiliki kontak erat dengan penderita atau memiliki gejala yang mengarah pada Tuberkulosis. Sementara itu, integrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) memberikan nilai tambah karena masyarakat juga memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan dalam satu kesempatan.
 
Manfaat kegiatan ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya skrining TB, warga dapat mengetahui lebih awal apakah memiliki gejala atau faktor risiko Tuberkulosis sehingga dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan dan pengobatan apabila diperlukan. Penemuan kasus secara dini menjadi kunci penting untuk memutus mata rantai penularan TB, melindungi anggota keluarga, dan meningkatkan angka kesembuhan pasien.


Selain itu, layanan Cek Kesehatan Gratis membantu masyarakat memahami kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Pemeriksaan kesehatan rutin dapat mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sejak dini, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk memperbaiki pola hidup, menjaga kesehatan, dan mencegah munculnya komplikasi di kemudian hari.
 
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin juga ingin meningkatkan kesadaran bahwa Tuberkulosis dapat disembuhkan apabila ditemukan dan diobati sedini mungkin. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila mengalami batuk selama dua minggu atau lebih, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, demam berkepanjangan, atau berkeringat di malam hari.
 

Kegiatan Tracing TB Terintegrasi CKG di Masjid Raudhaturrahim menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan kini semakin dekat dengan masyarakat. Dengan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti Puskesmas Alalak Tengah, serta dukungan berbagai elemen masyarakat, upaya menemukan kasus lebih awal dapat terus ditingkatkan.
 

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan kesehatan promotif dan preventif. Melalui deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan partisipasi aktif masyarakat, target eliminasi Tuberkulosis dapat dicapai, sekaligus mewujudkan masyarakat Kota Banjarmasin yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.