Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Data Akurat, Sanitasi Berkualitas - Rakor Tenaga Sanitasi Lingkungan Jadi Langkah Strategis Dinkes

  BANJARMASIN – Dalam upaya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan memperkuat pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat...

 


BANJARMASIN – Dalam upaya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan memperkuat pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas se-Kota Banjarmasin. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 1 Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada Kamis (06/08) ini dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (YanSDK).
 

Rakor ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi antar tenaga sanitasi lingkungan dalam melaksanakan pendataan By Name By Address (BNBA) pada lima pilar STBM. Pendataan yang akurat menjadi salah satu kunci dalam menyusun program kesehatan lingkungan yang tepat sasaran sesuai dengan kondisi masyarakat di setiap wilayah.
 
Kegiatan diikuti oleh seluruh tenaga sanitasi lingkungan puskesmas se-Kota Banjarmasin dan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui paparan materi dan diskusi interaktif, peserta memperoleh pembaruan informasi mengenai mekanisme pendataan BNBA, proses validasi data, hingga strategi percepatan pencapaian lima pilar STBM.
 

Dalam pelaksanaannya, rakor juga membahas pentingnya data sanitasi yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang akurat, kondisi akses sanitasi layak maupun capaian Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) di setiap wilayah dapat dipetakan secara lebih baik sehingga intervensi yang diberikan menjadi lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
 

Selain menerima materi dari narasumber, para peserta juga memanfaatkan forum ini untuk berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, serta mendiskusikan solusi yang dapat diterapkan bersama. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program STBM di seluruh puskesmas.
 

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin berharap sinergi antar tenaga sanitasi lingkungan semakin kuat sehingga pelaksanaan program STBM dapat berjalan lebih optimal. Dengan koordinasi yang baik serta didukung data yang berkualitas, upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kota Banjarmasin diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan.