Banjarmasin – Dalam upaya mendukung peningkatan kompetensi dan jenjang pendidikan tenaga kefarmasian, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin me...
Banjarmasin – Dalam upaya mendukung peningkatan kompetensi dan jenjang pendidikan tenaga kefarmasian, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jurusan Farmasi bagi Tenaga Teknis Kefarmasian (D3 Farmasi) se-Kota Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang profesional, kompeten, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang. Bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Rabu (22/07).
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) memberikan kesempatan bagi tenaga kefarmasian yang telah memiliki pengalaman kerja dan kompetensi di bidangnya untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran yang dimiliki sebagai bagian dari proses melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh informasi mengenai mekanisme, persyaratan, serta manfaat mengikuti program RPL.
Kegiatan sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para Tenaga Teknis Kefarmasian mengenai peluang pengembangan karier melalui jalur pendidikan yang lebih fleksibel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat motivasi tenaga kefarmasian agar terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus mendorong berbagai program yang mendukung pengembangan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk melalui akses terhadap pendidikan tinggi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan.
Melalui kegiatan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jurusan Farmasi ini, diharapkan semakin banyak Tenaga Teknis Kefarmasian yang memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa mengesampingkan pengalaman kerja yang telah dimiliki. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kefarmasian yang semakin profesional, adaptif, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Banjarmasin.
.png)
.png)
