Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

500 tahun

500 tahun

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Perkuat Koordinasi Pencegahan Hantavirus Bersama Lapas Kelas IIA Banjarmasin

  Banjarmasin – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan penyakit Hantavirus di lingkungan pemasyarakatan, Dinas Keseh...

 

Banjarmasin – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan penyakit Hantavirus di lingkungan pemasyarakatan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menerima koordinasi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terkait langkah preventif dan pengawasan sanitasi lingkungan. Bertempat di Aula Lantai 1 Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Selasa (26/05).

Kegiatan koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus di lingkungan rumah tahanan negara (Rutan), lembaga pemasyarakatan (Lapas), lembaga pembinaan khusus anak (LPKA), dan balai pemasyarakatan (Bapas).

Melalui surat permohonan koordinasi yang disampaikan oleh Lapas Kelas IIA Banjarmasin, kedua instansi berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit menular, khususnya yang berpotensi berasal dari sanitasi lingkungan yang kurang optimal.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr. Dwi Atmi Susilastuti. MM menyambut baik koordinasi tersebut sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Upaya pencegahan dilakukan melalui pengawasan sanitasi lingkungan, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan lingkungan pemasyarakatan di Kota Banjarmasin dapat tetap terjaga kebersihan dan kesehatannya sehingga memberikan rasa aman bagi warga binaan maupun petugas.

Sinergi antarinstansi menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif demi mendukung pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.