Banjarmasin - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus berkomitmen meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap melalui kegiatan Penguatan Im...
Banjarmasin - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus berkomitmen meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap melalui kegiatan Penguatan Imunisasi Lengkap dalam rangka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan RI serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi sebagai perlindungan dasar anak dari berbagai penyakit berbahaya. Bertempat di Jalan Bakti, Kelurahan Pemurus Dalam, Sabtu (28/3).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Puskesmas Pemurus Dalam, pihak kelurahan, kader kesehatan, PKK, serta lintas sektor RT, RW, dan masyarakat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa keberhasilan program imunisasi membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Dalam sesi sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman bahwa imunisasi merupakan langkah efektif untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Selain aman, halal, dan gratis, layanan imunisasi juga tersedia di puskesmas, posyandu, rumah sakit, sekolah, klinik, dokter praktik, hingga bidan praktik. Orang tua juga diimbau untuk rutin memantau jadwal imunisasi melalui Buku KIA (buku pink) agar tidak ada dosis yang terlewat.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin juga memaparkan sasaran imunisasi rutin lengkap tahun 2026, mulai dari bayi usia 0–9 bulan, anak usia 9–23 bulan, hingga anak sekolah melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada siswa kelas 1, 2, 5, dan kelas 9. Program ini menjadi strategi penting dalam membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat.
“Imunisasi adalah hak setiap anak dan investasi kesehatan jangka panjang untuk masa depan generasi kita. Dukungan keluarga, kader, sekolah, dan seluruh masyarakat sangat penting agar tidak ada anak yang tertinggal dari imunisasi lengkap,” ujar drg. Emma Ariesnawati, MM. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme masyarakat terlihat dari aktifnya sesi diskusi yang membahas edukasi mengenai efek samping pasca imunisasi, strategi meningkatkan minat warga datang ke posyandu, serta penguatan peran kader dan lintas sektor dalam mengedukasi keluarga.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), khususnya dalam melengkapi status imunisasi bayi, balita, dan anak sekolah. Dengan imunisasi lengkap, diharapkan lahir generasi Kota Banjarmasin yang sehat, kuat, dan berkualitas menuju Banjarmasin Maju Sejahtera.
