Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

ibadah puasa

ibadah puasa

Jangan Abaikan, Ini 8 Gangguan Kesehatan Saat Berpuasa!

  Bulan suci Ramadan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, puasa juga memilik...

 


Bulan suci Ramadan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, puasa juga memiliki manfaat bagi kesehatan jika dijalani dengan pola yang tepat. Namun, perubahan pola makan dan waktu istirahat selama berpuasa dapat memicu beberapa gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai kondisi kesehatan yang sering muncul saat berpuasa. Berikut 8 gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan:

1. Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Gula darah rendah sering ditandai dengan gejala lemas, pusing, gemetar, keringat dingin, hingga pandangan berkunang-kunang. Kondisi ini biasanya terjadi akibat terlambat makan sahur, pola makan tidak seimbang, atau aktivitas fisik berlebihan tanpa asupan energi yang cukup. Pastikan sahur dengan menu bergizi seimbang agar energi bertahan lebih lama.

2. Kepala Pusing

Pusing saat puasa umumnya disebabkan oleh dehidrasi atau menurunnya kadar gula darah. Kurangnya asupan cairan membuat tubuh terasa lemah dan sulit berkonsentrasi. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka.

3. Kram Otot

Kram otot bisa terjadi karena kekurangan mineral seperti kalsium, magnesium, dan kalium. Saat puasa, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit, terutama jika melakukan aktivitas fisik berat. Konsumsi makanan bergizi serta cukup minum air putih sangat dianjurkan.

4. Tekanan Darah Rendah

Gejalanya meliputi lemas, pucat, pusing terutama saat berdiri dari posisi duduk, bahkan dapat menyebabkan pingsan. Kurangnya asupan cairan menjadi salah satu faktor utama. Hindari perubahan posisi secara tiba-tiba dan cukupi kebutuhan cairan tubuh.

5. Sembelit

Perubahan pola makan yang minim serat serta kurang minum air dapat memicu sembelit. Akibatnya, proses pencernaan terganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih saat sahur maupun berbuka.

6. Perut Kembung

Perut kembung sering terjadi akibat pola makan tidak teratur, konsumsi makanan berlemak berlebihan, atau minuman bersoda saat berbuka. Disarankan untuk memulai berbuka dengan makanan ringan dan tidak langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah banyak.

7. Maag

Peningkatan asam lambung dapat terjadi ketika perut kosong dalam waktu lama. Gejalanya berupa nyeri ulu hati, rasa terbakar, hingga mual. Hindari makanan pedas, asam, dan berlemak saat sahur maupun berbuka untuk mencegah kambuhnya maag.

8. Batu Ginjal

Kurangnya asupan cairan selama puasa berisiko menyebabkan dehidrasi, sehingga urine menjadi lebih pekat dan meningkatkan risiko terbentuknya kristal di ginjal. Terapkan pola minum yang cukup antara waktu berbuka hingga sahur.

Tetap Sehat dan Bugar Selama Ramadan

Puasa bukanlah penghalang untuk tetap sehat dan produktif. Kunci utamanya adalah menjaga pola makan seimbang, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengatur aktivitas fisik dengan bijak.

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh masing-masing. Jika mengalami keluhan yang berkelanjutan atau semakin berat, segera konsultasikan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Mari jalani ibadah puasa dengan sehat, aman, dan penuh keberkahan